Bagi kamu siswa Surabaya yang ingin melanjutkan pendidikan ke sekolah kedinasan tapi enggan jika harus merantau, tenang saja. Sebab Surabaya punya cukup banyak sekolah ikatan dinas terbaik dengan peluang kerja menjanjikan. Kamu pun bisa ikut bimbel sekolah kedinasan Surabaya untuk memperbesar peluang lolos seleksi.
Yang jadi pertanyaan sekarang, kemana sebaiknya mendaftar dan apa saja sekolah kedinasan yang ada di Surabaya? Untuk menjawab pertanyaan tersebut, yuk simak ulasan berikut yang berisikan daftar sekolah kedinasan di Surabaya.
Daftar Sekolah Kedinasan di Surabaya
baca juga: Cara Daftar SMA Taruna Nusantara, Lengkapi Syarat dan Materi Tes
1. Politeknik Penerbangan Surabaya
Politeknik Penerbangan Surabaya atau Poltekbang Surabaya merupakan perguruan tinggi kedinasan yang berada di bawah naungan Kementerian Perhubungan. Instansi pendidikan ini bertujuan untuk menghasilkan lulusan yang kompeten guna mendukung industri penerbangan nasional.
Dimana sekolah kedinasan tersebut membuka pendaftaran secara umum dan ada yang menerapkan program ikatan dinas. Program studinya sebagian besar adalah D-III, seperti D-III Teknik Navigasi Udara, D-III Teknik Listrik Bandara, D-III Teknik Pesawat Udara, D-III Teknik Bangunan dan Landasan, serta D-III Komunikasi Penerbangan.
2. Politeknik Pelayaran Surabaya
Berikutnya, kamu juga bisa ikut bimbel sekolah kedinasan Surabaya untuk mengincar kursi di Politeknik Pelayaran (Poltekpel) Surabaya. Perguruan tinggi kedinasan tersebut berada di bawah Kementerian Perhubungan, menyelenggarakan pendidikan dan pelatihan di bidang pelayaran dan kepelabuhan.
Program studi yang dapat ditemukan di Poltekpel Surabaya yaitu D-III Teknika, D-III Nautika, dan D-IV di bidang Transportasi laut, Teknologi Rekayasa, dan lain-lain. Lulusannya punya prospek karir yang menjanjikan, karena diproyeksikan untuk bekerja langsung sebagai perwira pelayaran niaga atau mengisi posisi di BUMN maritim hingga Kementerian Perhubungan.
3. Politeknik Kesehatan Kemenkes Surabaya
Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Surabaya adalah perguruan tinggi vokasi negeri di bawah Kementerian Kesehatan RI. Meskipun termasuk sekolah kedinasan, tapi instansi pendidikan ini bukan ikatan dinas. Itu berarti tidak ada ikatan kontrak kerja dengan pemerintah, sehingga lulusannya tidak secara otomatis menjadi CPNS.
Meski begitu, bukan berarti Poltekkes tidak bagus dan tidak banyak peminat. Kamu tetap perlu ikut bimbel sekolah kedinasan Surabaya jika ingin memperbesar peluang lolos seleksi. Apalagi Poltekkes Surabaya sering disebut sebagai salah satu yang terbaik di Indonesia, membuat tingkat persaingannya semakin tinggi.
Bidang studinya sendiri menawarkan berbagai program pendidikan D-III dan IV, seperti Gizi, Farmasi, Keperawatan, Kebidanan, Kesehatan Gigi, Kesehatan Lingkungan, Teknologi Laboratorium Medis, dan Teknik Elektromedik.
4. Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut Surabaya
Jika kamu mencari sekolah kedinasan dengan ikatan dinas, Sekolah Tinggi Teknologi Angkatan Laut (STTAL) Surabaya bisa menjadi pilihan. Yang mana instansi pendidikan ini berada di bawah naungan TNI Angkatan Laut.
Akan tetapi, pendaftaran ke STTAL Surabaya hanya dibuka untuk calon mahasiswa prajurit TNI AL, baik itu dari kalangan Bintara, Pama, maupun Pamen. Jadi berbeda dengan sekolah kedinasan pada umumnya, seleksinya difokuskan pada prajurit yang sudah berdinas.

5. Akademi Angkatan Laut Surabaya
Terakhir ada Akademi Angkatan Laut (AAL) Surabaya, lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang mencetak perwira TNI Angkatan Laut. Sama seperti Akmil, masa pendidikan di AAL adalah 4 tahun dan lulusannya akan dilantik menjadi Perwira Pertama dengan pangkat Letnan Dua. Sementara untuk gelar akademiknya memperoleh gelar Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr.Han).
Itu dia deretan sekolah kedinasan di Surabaya dengan peluang karir cemerlang. Tertarik mendaftar? Tentu kamu memerlukan persiapan yang matang karena persaingannya begitu ketat. Oleh karena itu, kamu perlu ikut bimbel sekolah kedinasan Surabaya terbaik seperti Taruna Cendekia. Bimbel ini tersebar di Jawa Timur, ada di Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Jombang, Kediri, dan Mojokerto.
