Taruna Cendekia

Kalau kamu mau punya pekerjaan di ranah penegakan hukum, menjadi seorang polisi mungkin bisa jadi sebuah profesi yang bisa kamu usahakan. Pekerjaan sebagai polisi bisa sangat bermanfaat karena kamu akan menjaga keamanan lingkungan kamu. Namun, apa kamu tahu bahwa ada 4 jalur untuk menjadi anggota dari kepolisian di Indonesia? 

Jika belum tahu, berikut inilah insight nya lebih jauh lagi tentang topik pembahasan fokus kita pada artikel kali ini. Kamu pun bisa daftar di bimbel POLRI Jombang untuk bisa dapat persiapan masuk yang lebih matang. Jadi, yuk kita pelajari bedanya 4 jalur masuk anggota kepolisian di Indonesia!

AKPOL, Bintara, SIPSS, dan Tamtama: Kenali 4 Jalur Masuk Berbeda untuk Menjadi Polisi di Kepolisian

baca juga: Mengenal Resimen Korps BRIMOB POLRI sebagai Tim Berkeahlian Khusus

1. AKPOL (Akademi Kepolisian)

Akademi Kepolisian (AKPOL) merupakan jalur paling familiar dalam penerimaan anggota Polri yang spesial untuk membina calon perwira pertama. Kalau dibandingkan dengan ketiga jalur lainnya, AKPOL memakan waktu pendidikan paling lama yaitu 4 tahun. Setelah lulus, kamu akan mendapatkan gelar Sarjana Ilmu Kepolisian (S.IP) dan langsung punya pangkat Inspektur Tingkat Dua (IPDA).

Ibaratnya, AKPOL seperti jalur fast track buat kamu yang mau berkarir sebagai Kapolres, Kapolsek, Kapolda, dan deretan jabatan tinggi lainnya di Kepolisian. AKPOL juga cuman terima lulusan SMA/MA jurusan IPA/IPS dengan minimal usia yaitu 16 tahun dan maksimal 21 tahun ketika mulai pendidikan. Kamu pun harus memberikan hasil skor TOEFL minimal 500. AKPOL bisa dibilang lebih ketat karena hendak menghasilkan lulusan paling baik.

2. Bintara

BINTARA adalah penghubung antara perwira Akpol dengan Tamtama. Bintara ini lebih familiar dengan posisinya yang ada satu tingkat di bawah AKPOL dan satu tingkat di atas TAMTAMA. Bintara juga khusus buat kamu yang lulus SMA/MA/SMK, kecuali jurusan Tata Busana dan Kecantikan. Kalau kamu punya ijazah D1 sampai S1, kamu bisa banget untuk daftar.

Nah, ada beberapa penyesuaian sendiri terkait batasan usia. Buat kamu lulusan SMA/MA/SMK, kamu harus minimal berusia 17 dan maksimal berusia 21 tahun. Sedangkan batas usia kalau kamu dari Diploma adalah 23 tahun, sementara Sarjana 25 tahun.

AKPOL, Bintara, SIPSS, dan Tamtama: Kenali 4 Jalur Masuk Berbeda untuk Menjadi Polisi di Kepolisian

3. SIPSS

SIPSS adalah singkatan dari Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana. Usia minimal SIPSS Polri adalah 18 tahun, maksimal 26 tahun untuk D4/S1, maksimal 28 tahun untuk S1 Profesi, maksimal 30 tahun untuk S2/S2 Profesi, dan maksimal 40 tahun untuk Dokter Spesialis. SIPSS termasuk beda karena ini jalur khusus buat kamu yang punya ijazah D4, S1, dan S2 dari perguruan tinggi terakreditasi A atau B dengan IPK minimal 2,75. 

Nah, SIPSS adalah jalur seleksi masuk Kepolisian, tetapi tetap sesuai dengan bidang ilmu yang dipelajari di bangku universitas. Kegiatan SIPSS berlangsung di Lemdiklat Polri Semarang selama kurang lebih satu semester (6 bulan). Sama saja seperti lulusan AKPOL, alumni SIPSS bisa klaim pangkat IPDA.

4. Tamtama

Jalur ini dibuka hanya untuk lulusan SMA/MA/SMK kecuali jurusan Tata Busana dan Kecantikan. Usia minimal 17 tahun 7 bulan dan maksimal 22 tahun. Tamtama sendiri terbagi menjadi 2 jenis, yaitu Tamtama Brimob dan juga Tamtama Polair.

Itulah beda dan uniknya 4 jalur masuk anggota kepolisian di Indonesia yang bisa kamu pertimbangkan. Kamu bisa persiapkan diri dengan matang, setelah menyimak alasan tadi, dengan ikut bimbel POLRI Jombang yaitu di Bimbel Taruna Cendekia bersama mentor yang sudah punya beragam pengalaman di bidang ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *