Taruna Cendekia

Tertarik menjadi taruna/taruni Polri? Memutuskan untuk menjadi bagian dari kepolisian membutuhkan pemahaman mendalam mengenai jalur pendidikannya. Misalnya, sangat penting untuk mengenali perbedaan AKPOL, bintara, tamtama dan SIPSS yang sering disalah artikan banyak orang.

Selain menyiapkan berkas, latihan fisik dan latihan materi ujian di bimbel POLRI Malang, kenali juga perbedaan apa saja keempat instansinya. Setiap institusi menawarkan peluang dan tantangan yang berbeda sehingga perlu disesuaikan dengan kemampuan dan keterampilan sebagai berikut.

Perbedaan AKPOL, Bintara, Tamtama dan SIPSS

baca juga: Kenali 6 Perbedaan Polisi dan Brimob Disini, Jangan Keliru

1. Syarat yang Harus Dipenuhi

Masuk AKPOL memiliki syarat yang harus dipenuhi calon anggota seperti lulusan SMA/MA jurusan IPA/IPS berusia 16-21 tahunan skor TOEFL minimal 500, dan sesuai kriteria kesehatan dan fisik yang ketat. Syarat masuk SIPSS merupakan jalur khusus bagi lulusan D4, S1 dan S2 yang hendak bergabung melalui jalur perwira sesuai bidang keahliannya.

Calon anggota SIPSS harus memiliki IPK minimal 2,75 dengan batas usia maksimal 26 tahun untuk lulusan S1, 28 tahun untuk S1 Profesi dan 30 tahun untuk S2 Profesi. Sementara itu, persyaratan umum Bintara yakni untuk lulusan SMA/MA/SMK kecuali jurusan Tata Busana dan Kecantikan serta lulusan S1 dan D4.

Usia pendaftarnya harus berkisar antara 17-25 tahun sesuai jenjang pendidikan terakhir. Persyaratan umum masuk Tamtama Polri yakni lulusan SMA/MA/SMK berumur 17 tahun 7 bulan sampai dengan 22 tahun. Anda bisa memilih di antaranya sesuai umur dan tingkat pendidikan terakhir.

2. Tahap Seleksi Masuk

Proses seleksi keempat institusi tersebut tentu tidak main-main. Tahap seleksi AKPOl mencakup tes akademik, tes psikologi, tes kesehatan, tes jasmani dan tas wawancara. SIPSS atau Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana meliputi tes akademik, kesehatan, jasmani, psikologi, dan wawancara sesuai lulusan bidang tertentu.

Seleksi Bintara mewajibkan tes akademik, kesehatan, jasmani, psikologi dan wawancara. Jalurnya sendiri terbagi menjadi beberapa spesialisasi seperti Bintara PTU, Brimob, Polair, Bakonsu dan masih banyak lagi. Tes masuk Tamtama mencakup tes akademik, fisik, psikologi, kesehatan, serta wawancara. Bimbel POLRI Malang siap mengasah kemampuan lolos tes seleksi anda.

3. Durasi Pendidikan

Peserta yang lolos masuk AKPOL harus siap mengikuti pendidikan selama 4 tahun. Berbeda dengan SPSS yang lebih cepat, taruna dan taruninya hanya perlu menyelesaikan pendidikan sekitar 6-7 bulan. Lama pendidikan taruna Bintara tergolong menengah hanya dengan 7 bulan saja. Sementara itu, Tamtama menempuh pendidikan paling singkat selama 5 bulan saja.

4. Gelar

Perbedaan yang bisa dikenali yakni dari gelar yang diterima. Lulusan AKPOL menerima gelar Sarjana Ilmu Kepolisian (S.IP) dan langsing mendapatkan pangkat Inspektur Polisi Dua (IPDA). Pangkat lulusan Bintara yakni Brigadir Polisi Dua (BRIPDA) sedangkan lulusan Tamtama menyandang pangkat Bhayangkara Dua (BHARADA)

Apa Perbedaan AKPOL, Bintara, Tamtama dan SIPSS? Pelajari Disini

5. Jenjang Karir

Anggota berpangkat BRIPDA bertugas di bidang operasional kepolisian seperti lalu lintas, pengamanan dan penyidikan. Lulusan berpangkat BHARADA bekerja di ranah operasi kepolisian seperti pengamanan, patrol dan penegakan hukum. Lulusan AKPOL dapat mengisi posisi pimpinan Polri seperti Kapolda, Kapolsek dan Kapolres.

Anggota berpangkat IPDA langsung bekerja di unit sesuai keahliannya seperti penyidik khusus, ahli siber dan dokter kepolisian. Anda bisa memilih diantaranya sesuai pekerjaan impian, kemampuan dan identitas diri. Jika sudah sesuai, anda hanya perlu mempersiapkan diri lolos tes seleksi dengan bergabung di bimbel POLRI Malang.

Itulah apa saja perbedaan AKOP, Bintara, Tamtama dan SIPSS yang perlu diketahui. Bisa dibilang bahwa AKPOL serta SIPSS mencetak lulusan berpangkat Inspektur sedangkan Bintara dan Tamtama menghasilkan pangkat di bawahnya. Anda bisa menjadi bagian dari di antaranya dengan mengikuti latihan tes seleksi masuk di bimbel POLRI Malang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *