Sebagai bentuk persiapan untuk mengikuti seleksi POLRI di tahun 2026, calon peserta wajib mengikuti Bimbel POLRI Surabaya dan mulai melengkapi persyaratan administrasinya. Selain itu, setiap calon peserta seleksi masuk POLRI juga harus berhati-hati dan mengetahui apa saja kesalahan umum yang sering dilakukan oleh peserta dalam proses seleksi POLRI.
Jenis kesalahan ini cukup bervariasi mulai dari kesalahan administrasi dan informasi, kurang mempersiapkan fisik dan mental, mengabaikan tes kesehatan, tidak mengerti tes psikologi dan mental, serta kesalahan sikap dan disiplin. Setiap kesalahan tersebut harus dipelajari, dipahami dan dihindari ketika sedang mengikuti proses seleksi masuk POLRI di tahun 2026!
Kesalahan Umum dalam Seleksi POLRI
baca juga: Kondisi Fisik Paling Fatal yang Menyebabkan Kegagalan Seleksi TNI
1. Kesalahan Administrasi dan Informasi
Kesalahan pertama yang sangat merugikan bagi calon peserta seleksi adalah kesalahan dalam melengkapi administrasi dan mencerna informasi. Jenis kesalahan ini biasanya terjadi karena tidak mengikuti informasi dari akun resmi sehingga salah dalam melengkapi persyaratan. Selain itu, kesalahan administrasi yang sering terjadi juga terkait kelengkapan berkas atau salah tulis.
Beberapa peserta terkadang salah dalam menuliskan nama, tanggal lahir, atau data lainnya yang membuat dokumen menjadi tidak valid. Hal yang sering terjadi juga adanya keterlambatan dalam mendaftarkan diri atau mengunggah dokumen. Dengan bergabung di Bimbel POLRI Surabaya, hal ini tidak akan terjadi karena Anda bisa mendapatkan informasi dan pengingat sesuai prosedur terbaru.
2. Kesalahan Tes Fisik
Hal yang sering kali dianggap remeh oleh calon peserta adalah terkait dengan kesalahan tes fisik. Banyak yang meremehkan dan tidak menjaga pola latihan dengan baik sehingga tubuh tidak bisa maksimal saat proses seleksi POLRI berlangsung. Kurang latihan membuat Anda akan kesulitan dalam mencapai target minimal (nilai mati) dari lari, pull-up/chin-up, dan lainnya.
Jenis kesalahan lain yang berkaitan dengan tes fisik ini adalah kesalahan secara teknik. Setiap tes fisik yang dilakukan memerlukan teknik khusus supaya bisa mendapatkan nilai sempurna. Apabila Anda tidak tahu teknik yang benar untuk melakukan gerakan fisik maka akan mengakibatkan kegagalan fatal dalam proses seleksi POLRI. Itulah mengapa Anda perlu bergabung dalam Bimbel POLRI Surabaya untuk mendapatkan arahan teknik tes fisik yang benar.

3. Kesalahan Tes Kesehatan
Sebagian besar peserta seleksi POLRI biasanya menganggap bahwa dirinya dalam kondisi sehat hanya dengan menilai dari segi kekuatan. Padahal jenis tes kesehatan yang harus dilalui dalam seleksi ini sangatlah kompleks mulai dari kesehatan gigi, mata, bekas luka/operasi, kondisi kaki yang tidak memenuhi standar dan juga pola hidup buruk.
4. Kesalahan Tes Psikologi dan mental
Kesalahan tes psikologi dan mental yang biasanya ditemukan adalah peserta tidak memahami atau mengenal bentuk soal sehingga merasa gugup dan tidak siap. Minimnya pengetahuan umum juga menjadi peluang kegagalan dalam melewati tes akademik. Memahami tes psikologi dan tes mental ideologi ini sangatlah penting dalam seleksi POLRI.
5. Kesalahan Sikap dan Disiplin
Kesalahan terakhir yang akan membuat peserta tidak lolos atau diskualifikasi adalah kesalahan dalam bersikap dan menerapkan nilai disiplin. Tidak disiplin adalah sikap yang sangat kurang baik selama proses seleksi. Selain itu, melawan atau tidak mematuhi arahan panitia juga sangat tidak disarankan. Gabung ke Bimbel POLRI Surabaya sekarang juga untuk mengetahui bagaimana cara bersikap dan menumbuhkan sikap disiplin dengan baik!
5 kesalahan umum yang disebutkan diatas harus dipahami dan dihindari agar tidak terjadi dalam proses seleksi POLRI. Untuk bisa lebih mempersiapkan diri dalam menyelesaikan berbagai tes seleksi POLRI, bergabung bersama Bimbel Taruna Cendekia tentu akan menjadi solusi. Taruna Cendekia saat ini sudah ada di Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Jombang, Kediri, dan Mojokerto
