Untuk bisa masuk menjadi anggota perwira TNI, calon peserta tentu harus melakukan pendaftaran melalui jalur seleksi yang tersedia. Jenis seleksi TNI yang bisa ditemukan saat ini diantaranya ada PA PK TNI dan Akmil. Keduanya memiliki perbedaan mulai dari persyaratan hingga pendidikan yang harus dilalui. Agar dapat kesempatan memahami lebih jauh dari keduanya, Anda bisa memilih bergabung di Bimbel TNI Jombang.
Dengan cara tersebut, Anda akan mendapatkan gambaran dan juga simulasi tahap seleksi masuk TNI melalui jalur PA PK TNI dan Akmil. Rangkaian persiapan yang perlu dilakukan juga tentunya bervariasi mulai dari kesiapan fisik, mental, dan kecerdasan. Berikut adalah informasi seputar perbedaan jalur seleksi PA PK TNI dan juga Akmil!
Perbedaan Seleksi PA PK TNI dan AKMIL
1. Jalur Masuk
Perbedaan yang paling mencolok dari kedua jalur seleksi TNI ini adalah terkait dengan persyaratan masuk atau mendaftarannya. Untuk jalur PA PK TNI adalah jalur seleksi yang diperuntukkan bagi calon prajurit yang sudah memiliki ijazah lulusan D4, S1, dan S2. Jurusan yang direkomendasikan diantaranya ada Hukum, Psikologi, Kesehatan, Teknik, dan bidang keilmuan lainnya.
Batas usia pendaftar seleksi PA PK TNI juga dibatasi dimana lulusan D4 dan S1 maksimal berusia 30 tahun dan S2 maksimal 32 tahun. Sedangkan untuk Akmil adalah jalur yang bisa dijadikan pilihan bagi lulusan SMA/sederajat. Untuk bisa lebih memahami persyaratan umum dari PA PK TNI dan Akmil, Anda bisa bergabung di Bimbel TNI Jombang.
2. Fokus
Perbedaan selanjutnya bisa dilihat dari fokus seleksi TNI. Saat mengikuti seleksi PA PK TNI, maka Anda akan diuji untuk menjadi seorang tenaga profesional yang bisa mengisi posisi perwira sesuai keahlian spesifik. Itulah mengapa hanya beberapa jurusan atau keilmuan saja yang memiliki kesempatan untuk mengikuti seleksi PA PK TNI ini.
Kemudian untuk jalur seleksi Akmil diciptakan dengan tujuan untuk mencetak kader pemimpin militer sejati dari awal. Setiap peserta seleksi yang mengikuti jalur Akmil ini akan melewati proses pendidikan militer secara komprehensif. Durasi pelaksanaan pendidikan juga berbeda antara jalur seleksi PA PK TNI dan Akmil.
3. Durasi Pendidikan
Pendidikan akan didapatkan oleh peserta yang berhasil lolos dalam seleksi TNI. Untuk memperbesar peluang kelulusan, Anda dapat bergabung di Bimbel TNI Malang. Karena dididik untuk menjadi seorang tenaga profesional dan spesifik, tentu durasi pendidikan yang perlu dilakukan oleh lulusan PA PK TNI jauh lebih pendek dibandingkan dengan Akmil.
Lulusan PA PK TNI hanya perlu melakukan pendidikan selama 6-8 bulan saja. sedangkan untuk lulusan Akmil akan melakukan pendidikan selama 4 Tahun di Magelang. Pendidikan tersebut mencakup Akademik, Mental, Fisik, dan Kepemimpinan Militer. Semua proses tersebut menjadi pembeda yang paling mudah dimengerti antara PA PK TNI dan Akmil.

4. Pangkat yang Diterima
Setelah melewati seleksi dan pendidikan sebagai anggota TNI, Seorang lulusan PA PK TNI akan mendapatkan gelar sebagai perwira Pertama (Letda). Namun ketika memilih untuk menyelesaikan pendidikan AKMIL TNI, maka gelar yang didapatkan ada 2 yaitu sebagai perwira pertama (Letda) dan juga Sarjana Terapan Pertahanan (S.Tr.(Han)). Bimbel TNI Malang akan membantu Anda menyelesaikan seluruh tahap seleksi menjadi lebih mudah.
4 perbedaan yang disebutkan diatas mampu memberikan pemahaman untuk Anda yang ingin melakukan seleksi sebagai anggota prajurit TNI. Jika berfokus pada pendidikan Taruna, maka Anda bisa memilih mengikuti program seleksi Akmil. Namun jika ingin menjadi bagian anggota profesional TNI maka pilih jalur PA PK TNI. Anda bisa gabung ke Bimbel Taruna Cendikia di Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Jombang, Kediri, dan Mojokerto untuk tingkatkan peluang keberhasilan.
