Psikotes dalam rangkaian tes masuk TNI digunakan sebagai alat ukur kepribadian, kecerdasan, dan juga ketahanan mental melalui tes logika, verbal, ketahanan kerja, kepribadian dan juga wawancara. Untuk bisa melalui tahapan tersebut, Anda dapat mengikuti Bimbel TNI Malang dan mempelajari seluruh psikotes yang akan diberikan pada tes masuk TNI.
Tujuan utama dari diadakannya tes psikotes dalam seleksi masuk TNI ini yaitu untuk menemukan calon anggota TNI dengan potensi terbaik dan menggugurkan yang tidak sesuai dengan standar ketentuan. Ada banyak jenis psikotes yang akan diberikan pada tahap ini, berikut adalah jenis tes yang selalu digunakan dalam seleksi masuk menjadi anggota TNI!
Jenis Psikotes Masuk TNI
baca juga: 4 Strategi Latihan Fisik Sebelum Pelaksanaan Seleksi Masuk TNI
1. Tes Logika dan Kognitif
Untuk jenis tes pertama yang pasti akan diberikan dalam tes psikotes masuk TNI adalah berkaitan dengan kemampuan logika dan kognitif. Dalam tes ini, calon peserta akan mendapatkan pertanyaan seputar logika aritmatika dan deret angka, analogi verbal dan sinonim-antonim, logika gambar dan juga army alpha dan beta.
Tes logika aritmatika dan deretan angka berisi tentang soal yang membentuk pola bilangan atau menyelesaikan soal cerita matematis. Kemudian untuk tes analogi verbal dan sinonim-antonim berisi persamaan kata atau lawan kata. Jika Anda ingin melakukan simulasi mengerjakan jenis tes tersebut tentu bisa dengan cara mengikuti Bimbel TNI Malang.
Jenis tes lainnya yang akan ditemukan adalah tes logika gambar. Tes ini akan menilai kemampuan seseorang dalam menyelesaikan pola atau hubungan antar gambar. Selain itu ada juga tes army Alpha dan Beta yang berisi tes instruksi verbal dan simbol gambar yang akan menguji fokus dan juga daya tangkap dari calon anggota TNI.
2. Tes Ketahanan Kerja
Selain tes logika dan kognitif, ada juga jenis psikotes yang akan menilai tingkat ketahanan kerja. Jenis tes yang digunakan untuk mengukur ketahanan kerja ini biasanya adalah Pauli/Kraepelin (Tes Koran). Kedua jenis tes tersebut akan meminta calon Anggota TNI untuk menjumlahkan angka vertikal secara berulang untuk mengukur tingkat kecepatan, konsistensi, dan ketahanan mental.

3. Tes Kepribadian dan Mental
Selanjutnya ada jenis tes yang diberikan untuk menilai tingkat kepribadian dan juga mental seseorang. Untuk bisa mengetahui seperti apa tes yang diberikan, Anda bisa memutuskan untuk bergabung di Bimbel TNI Malang yang terpercaya. Bimbingan Belajar yang baik tentu akan memberikan simulasi bagi setiap peserta didiknya agar bisa lolos dalam tahap seleksi masuk TNI.
Jenis tes yang umum digunakan untuk menilai kepribadian dan juga mental seseorang diantaranya ada Wartegg Test, Tes Menggambar (Pohon, Rumah, Orang/DAP), EPPS (Edward Personal Preference Schedule, Tes Kepribadian Tertulis, PAPI Kostick/MBTI (Tes Kepribadian). Tes tersebut akan mengungkap kondisi emosional, tanggung jawab, kepercayaan diri, motivasi, kestabilan emosi, karakter dan sebagainya.
4. Wawancara Psikologis
Jenis tes terakhir yang perlu dilalui oleh calon anggota TNI adalah wawancara psikologis. Tes ini dilakukan untuk dapat mendalami hasil tes tertulis dan memastikan kesesuaian kepribadiannya. Tentu tes psikologis ini tidak bisa dimanipulasi dibandingkan dengan tes tulis. Pastikan Anda mempersiapkan diri dengan baik untuk melalui psikotes ini seperti dengan bergabung di Bimbel TNI Malang Terpercaya.
Psikotes TNI ini mempunyai pengaruh yang cukup besar dalam tahap seleksi. Jenis penilaian ini dilakukan untuk menguji Komprehensif kecerdasan (IQ), emosi, kepribadian, dan juga ketahanan mental. Agar proses tes bisa diselesaikan dengan baik, Anda bisa bergabung di bimbel Taruna Cendekia yang sudah terbukti kualitasnya. Bimbel ini bisa ditemukan di beberapa wilayah diantaranya Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Jombang, Kediri, dan Mojokerto.
