Taruna Cendekia

Tes pull up TNI adalah jenis tes Kesamaptaan Jasmani yang dilakukan dengan tujuan untuk mengukur kekuatan otot bahu, lengan, dan juga punggung dari calon anggota TNI. Perlu diketahui, jenis tes kesamaptaan ini hanya diberikan untuk anggota TNI laki-laki saja. Mengikuti bimbel TNI Malang dapat menjadi solusi agar lolos tes pull up dengan nilai terbaik.

Proses pelaksanaan tes pull up ini dilakukan dengan mengangkat tubuh dari posisi bergantung hingga dagu dan melewati palang dan melakukan gerakan naik turun tanpa ayun kaki. Proses tersebut dilakukan selama 1 menit dengan target jumlah repetisi tertentu. Berikut adalah teknik dan aturan pull up tes TNI yang bisa dijadikan panduan latihan!

Teknik dan Aturan Tes Pull Up TNI

baca juga: Tips Sukses Tes Shuttle Run dalam Tes Masuk TNI, Perhatikan Setiap Langkahnya!

1. Teknik Dasar Pull Up

Sebelum memutuskan untuk melakukan latihan rutin, Anda perlu mengetahui dan mempelajari teknik dasar pull up dengan baik. Tujuan dari tes kesamaptaan ini adalah mengukur kekuatan otot lengan atas, bahu, punggung, dan menilai daya tahan otot bagian atas tubuh. Teknik pertama yang harus diperhatikan saat pull up adalah pengambilan posisi awal.

Posisi awal pull up yaitu menggantung pada palang tunggal, posisi tangan menggenggam palang dan bagian telapak tangan menghadap depan. Posisi tangan yang menggantung harus selebar bahu serta lengan lurus sepenuhnya. Anda akan bisa melakukan pull up ini dengan sempurna jika memilih mengikuti Bimbel TNI Malang yang terpercaya.

Selain posisi awal, selanjutnya ada gerakan naik yang dilakukan dengan menarik tubuh ke atas hingga dagu melewati palang. Kemudian untuk gerakan turun dilakukan dengan menurunkan badan secara perlahan hingga lengan kembali lurus sempurna. Aturan yang berlaku untuk tes pull up ini peserta tidak boleh mengayunkan kaki atau badan dan setiap gerakan harus sempurna dan dihitung.

2. Target dan Standar

Untuk mendapatkan nilai terbaik, setiap calon anggota TNI harus mulai membaca dan mengatur strategi pencapaian target dan standar yang diperlukan. Untuk mencapai nilai yang sempurna (maksimal 100), target yang perlu dicapai sekitar 18 kali atau lebih dalam waktu 1 menit. Capaian tersebut bisa disesuaikan dengan aturan standar yang diberlakukan pada proses tes masuk TNI.

Kemudian untuk batasan minimal lulus dalam tes pull up ini juga cukup bervariasi. Namun standar yang biasa diberlakukan adalah sekitar 10-17 kali sesuai dengan kebijakan dan juga formasi. Melalui Bimbel TNI Malang terbaik, Anda akan mendapatkan informasi seputar ketentuan dan persyaratan yang diperlukan lebih awal sehingga memiliki kesempatan berlatih lebih panjang.

Pasti Lulus, Inilah 3 Teknik dan Aturan Tes Pull Up untuk Daftar TNI yang Perlu Dipelajari

3. Latihan untuk Meningkatkan Hasil

Setelah mengetahui teknik dasar dan juga target yang ditentukan, calon TNI bisa mulai berlatih secara rutin dengan periode 2-3 kali seminggu dan istirahat 48 jam antar sesi. Jenis latihan yang dilakukan dapat bervariasi seperti fokus fase turu (Negative pull up), death hang (bergantung lama), australian pull up, atau resistance band.

Selain itu jangan lupa juga untuk melakukan pemanasan dan juga pendinginan sebelum serta sesudah latihan. Latihan menjadi hal penting yang harus dilakukan untuk mendapatkan performa tubuh yang baik saat tes berlangsung. Mengikuti bimbel TNI Malang akan menjadi solusi untuk mendapatkan jadwal latihan yang teratur dan terarah. Tes Pull up ini menjadi tes kesamaptaan bersama push up, sit up dan shuttle run. Anda bisa berlatih secara rutin melalui Bimbel Taruna Cendekia yang ada di Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Jombang, Kediri, dan Mojokerto. Taruna Cendekia sudah terbukti terpercaya mencetak generasi yang berhasil lolos dalam seleksi TNI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *