Bagi kamu calon taruna TNI, wajib sekali tahu dan mempersiapkan diri untuk semua rangkaian tes masuknya. Adapun salah satu cara mempersiapkan diri yaitu dengan ikut bimbel TNI Surabaya, yang dapat membantu memahami tahapan seleksi sejak dini dan meningkatkan peluang lulus.
Perjalanan tes TNI AD sendiri meliputi tes di tingkat Panda (Panitia Seleksi Daerah) yang melakukan seleksi awal hingga tes di tingkat pusat untuk seleksi akhir. Berikut simak lebih lengkap tahapan seleksinya.
Seleksi Tingkat Panda
baca juga: Mau Masuk Akmil? Tips Lolos Seleksi yang Harus Disiapkan
1. Seleksi Administrasi
Seleksi tingkat Panda TNI AD diawali dengan pendaftaran online untuk seleksi administrasi. Tahap ini berfokus pada kelengkapan, keabsahan, dan kesesuaian dokumen persyaratan peserta. Adapun dokumen yang diperiksa antara lain KTP, KK, Akta Lahir, Ijazah, Rapor, SKCK, dan lain sebagainya.
Saat melakukan penilaian, panitia juga akan memperhatikan persyaratan fisik seperti tinggi badan. Apabila kamu memiliki sertifikat prestasi, minimal tingkat nasional, itu akan membantu menjadi nilai tambah sehingga patut diikutsertakan dalam kelengkapan dokumen jika diminta.
2. Pemeriksaan Kesehatan Luar
Setelah melewati seleksi administrasi, seleksi tingkat Panda akan dilanjutkan dengan pemeriksaan kesehatan luar. Oleh karena itu, mengikuti bimbel TNI Surabaya yang memberikanmu program intensif latihan fisik akan sangat membantu.
Apalagi pemeriksaan dilakukan sangat komprehensif, meliputi pemeriksaan tinggi dan berat badan, postur kaki O/X, postur tulang belakang, hingga kondisi organ luar seperti apakah mata memiliki kondisi rabun jauh/dekat, kulit, gigi dan mulut, hingga THT. Tujuan dilakukannya pemeriksaan ini adalah memastikan calon prajurit memenuhi standar kesehatan ideal TNI AD.
3. Penilaian Jasmani
Berikutnya ada penilaian jasmani atau dikenal sebagai tes Kesamaptaan Jasmani (Garjas). Tes ini dilakukan untuk memastikan calon prajurit memiliki kebugaran fisik dasar, kelincahan, kecepatan, kekuatan, dan daya tahan yang memadai untuk mendukung berbagai tugas militer.
Penilaiannya sendiri dilakukan dengan tes A berupa lari 12 menit untuk daya tahan, tes B (sit-up, pull-up, push-up, shuttle run) untuk kekuatan dan kelincahan, serta tes renang 50 meter gaya bebas. Setiap tes memiliki sistem poin dan nilai akhir diperoleh dari poin-poin tersebut yang dijumlahkan.
4. Litpers (Pendataan)
Litpers adalah penilaian akhir untuk seleksi Panda, sebelum calon prajurit dikirim untuk seleksi di tingkat pusat. Jadi ini sangat menentukan jalannya selanjutnya, sehingga bimbingan dari tempat bimbel TNI Surabaya yang profesional akan sangat dibutuhkan.
Litpers atau Tes Penelitian Personel sendiri berfokus pada karakter, mental, ideologi, dan wawasan kebangsaan calon prajurit. Biasanya peserta akan diminta mengisi formulir atau DIP (Daftar Informasi Publik) untuk memastikan keselarasan karakter dengan institusi.

Seleksi Tingkat Pusat
1. Administrasi
Guna memastikan hanya calon terbaik yang lolos, seleksi di tingkat pusat akan kembali melakukan seleksi administrasi. Di sini verifikasi menyeluruh akan dilakukan, jadi pemeriksaannya lebih mendetail untuk meminimalisir adanya pemalsuan data yang mungkin terlewat di seleksi tingkat daerah.
2. Pemeriksaan Kesehatan
Untuk memastikan kembali bahwa calon benar-benar memenuhi standar kesehatan yang disyaratkan TNI AD, maka seleksi tingkat pusat akan melakukan pemeriksaan kesehatan. Tes kesehatan kali ini dilakukan lebih teliti oleh tim medis lebih senior serta fasilitas lebih lengkap, mencakup rontgen, laboratorium darah, urine, dan lain sebagainya.
3. Penilaian Jasmani
Penilaian jasmani juga turut dilakukan kembali pada seleksi pusat. Materi tesnya secara umum tetap sama, yaitu lari 12 menit, sit-up, pull-up, push-up, shuttle run, dan renang. Namun perbedaannya terletak pada skala dan waktu, jadi penilaian lebih ketat untuk menentukan kelulusan akhir.
4. Litpers
Litpers atau Penelitian Personel pada seleksi pusat dilakukan lewat tes tertulis dan wawancara. Di sini peserta akan diuji terkait latar belakang, kepribadian, sikap hidup, loyalitas, dan cara pandang mereka.
5. Psikotes
Terakhir ada tes psikologi tertulis, yang akan mengukur kecocokan peserta menjadi seorang prajurit profesional dan berintegritas. Jenis tes yang umum diberikan antara lain tes logika dan penalaran, tes kepribadian dan emosi, tes kecerdasan, serta tes bahasa.
Demikian perjalanan tes TNI AD dari tahap Panda sampai pusat. Bagaimana, sudah siap melewati perjalanan seleksi yang panjang ini? Supaya persiapanmu semakin matang, kamu bisa ikut bimbel TNI Surabaya di Taruna Cendekia dengan program lengkap. Taruna Cendekia tersedia di beberapa kota seperti Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Jombang, Kediri, dan Mojokerto.
