Bagi kamu yang ingin melanjutkan pendidikan ke Institut Pemerintahan Dalam negeri (IPDN), segera daftar bimbel sekolah kedinasan Jombang untuk mempersiapkan diri. Pasalnya IPDN kemungkinan besar akan membuka pendaftaran untuk tahun ajaran 2026.
Mengacu pada pola dari tahun-tahun sebelumnya, IPDN biasanya membuka seleksi setiap tahun yang dimulai sekitar bulan April atau Mei. Apa saja syarat pendaftarannya? Yuk cek gambarannya berikut ini.
Syarat Pendaftaran IPDN 2026
baca juga: 6 Jurusan PKN STAN yang Wajib Diketahui dengan Prospek Kerjanya
1. Persyaratan Umum
Jika kamu ingin mendaftar seleksi masuk IPDN, maka kamu harus memenuhi persyaratan umum yang diberlakukan oleh institut tersebut. Di antaranya yaitu merupakan Warga Negara Indonesia (WNI), usia minimal 16 tahun dan maksimal berusia 21 tahun per 1 September 2026, dan memenuhi tinggi badan minimal.
Untuk peserta laki-laki minimal tinggi badan 160 cm, sementara untuk peserta perempuan minimal tinggi badan 155 cm. Dengan memenuhi semua syarat umum ini, maka kamu bisa mendaftar Seleksi Penerimaan Calon Praja (SPCP) IPDN.
2. Syarat Pendidikan
Sambil mempersiapkan diri dengan ikut bimbel sekolah kedinasan Jombang, pastikan kamu juga memenuhi syarat pendidikan sebelum memutuskan ingin mendaftar ke IPDN. IPDN sendiri terbuka bagi siswa berijazah paling rendah Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Madrasah Aliyah (MA), bukan lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan bukan juga lulusan Paket C.
Nilai rata-rata yang tertera dalam ijazah juga harus menunjukkan minimal 73,00. Pengecualian untuk peserta dari Provinsi Papua, Papua Barat, Papua Tengah, Papua Pegunungan, Papua Selatan, dan Papua Barat Daya. Apabila kamu berasal dari salah satunya, maka nilai minimal di ijazah adalah 65,00.
Lalu khusus bagi yang memiliki ijazah luar negeri, kamu harus mendapat pengesahan berupa surat pernyataan/persamaan dari Kementerian yang menangani urusan pemerintahan di bidang pendidikan.
Lantas bagaimana jika ijazah belum keluar selama masa pendaftaran? Dalam kondisi ini, kamu bisa menggunakan Surat Keterangan Lulus (SKL). SKL harus mencantumkan hasil penilaian akhir kelas XII SMA/MA, serta ditandatangani oleh Kepala Sekolah atau pejabat yang berwenang.

3. Syarat Domisili
Guna memastikan pemerataan kesempatan dan distribusi calon praja dari seluruh provinsi di Indonesia, IPDN memberlakukan syarat domisili. Jadi pastikan kamu konsultasi hal ini saat ikut bimbel sekolah kedinasan Jombang.
Dimana syarat domisili yang harus dipenuhi yaitu peserta membuktikan domisili minimal satu tahun di provinsi tempat mendaftar. Bukti dilampirkan dalam bentuk Kartu Identitas Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK).
Bagaimana jika domisili kurang dari 1 tahun? Jika demikian, kamu harus memilih lokasi pendaftaran di kabupaten/kota yang sama dengan tempat sekolah SMA/MA. Jadi nanti bukti dilampirkan dalam bentuk rapor dan KK.
Selain itu ada pengecualian khusus apabila orang tua kandung lahir di tempat pendaftaran. Itu akan membuat syarat domisili 1 tahun tidak berlaku, jadi kamu hanya perlu melampirkan akta kelahiran orang tua atau surat penempatan pindah tugas orang tua.
4. Syarat Bahasa Inggris
Berikutnya ada syarat bahasa Inggris. Dimana pendaftar wajib melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris seperti TOEFL atau IELTS. Untuk TOEFL minimal skor 400 dan untuk IELTS minimal skor 5,0. Namun bagi pendaftar dari Provinsi di Papua tidak wajib melampirkan sertifikat tersebut.
5. Syarat Tambahan
Syarat tambahan yang harus dipenuhi untuk mendaftar IPDN yaitu tidak bertato, tidak bertindik bagi peserta laki-laki, tidak memakai kacamata atau lensa kontak, belum pernah menikah maupun hamil dan melahirkan, tidak sedang menjalani hukuman pidana, serta tidak pernah diberhentikan tidak hormat dari IPDN maupun perguruan tinggi lain.
Itu dia gambaran syarat pendaftaran IPDN jika mengacu dari tahun-tahun sebelumnya. Tapi pastikan kamu selalu mengecek informasi terbaru di portal resmi. Kamu juga bisa konsultasi secara berkala dengan bimbel sekolah kedinasan Jombang. Bimbel Taruna Cendekia bisa membantu di sini karena selalu update berita terbaru. Tak hanya Jombang, Bimbel ini ada di Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Kediri, dan Mojokerto.
