Sekolah kedinasan selalu menjadi pilihan alternatif studi di PTN. Selain SNBT, anda bisa mengikuti seleksi masuk institusi kedinasan agar langsung bekerja setelah lulus. Ada banyak macam sekolah kedinasan yang perlu dipelajari sebelum mendaftar. Lalu, anda bisa belajar di bimbel sekolah kedinasan Kediri dengan program belajar yang menyenangkan.
Jenis sekolah kedinasan sendiri dikategorikan sesuai lembaga naungan atau Kementerian terkait. Tentunya, setiap perguruan tinggi memiliki program dan kurikulum yang berbeda sesuai bidang. Berikut apa saja jenis-jenis sekolah kedinasan dengan contohnya yang bisa dijadikan bahan pertimbangan.
Jenis-jenis Sekolah Kedinasan dengan Contohnya
baca juga: Tantangan Studi di Sekolah Kedinasan, Siapkan dari Sekarang
1. Ikatan Dinas
Jenis sekolah kedinasan pertama yakni ikatan dinas. Sekolah ini memberikan biaya pendidikan gratis bagi semua peserta didiknya dengan syarat bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di lembaga pemerintahan terkait yang menaungi kampusnya. Pada umumnya, kontrak kerja berlangsung selama 2N + 1 dimana N adalah masa studi sampai lulus.
Contohnya, jika kuliah kedinasan berlangsung selama 4 tahun, maka 2(4) + 1 = 9 sehingga anda harus bekerja di lembaga tersebut selama minimal 9 tahun. Setelah menyelesaikan kuliah D1, D3 atau D4 Bidang Keuangan PKN STAN, anda harus menandatangani Surat Perjanjian Ikatan Dinas serta statusmu menjadi CPNS. Contohnya yakni STAN, IPDN dan Poltekip.
2. Non Ikatan Dinas
Sementara itu, sekolah kedinasan non-ikatan dinas tidak berada di bawah naungan lembaga/ pemerintah/ Kementerian. Alumni yang menuntaskan masa studi memperoleh ijazah serta tidak langsung menjadi ASN. Bisa dibilang bahwa lulusannya tidak terjamin langsung sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Setelah lulus, anda hanya memperoleh ijazah seperti lulusan Perguruan Tinggi Negeri atau Perguruan Tinggi Swasta pada umumnya. Dikarenakan tidak memiliki ikatan dinas, siswa wajib membayar biaya pendidikan selama masa studi meski ada beberapa yang membebaskan biaya.
Ada beberapa sekolah kedinasan non-ikatan dinas yang bisa dijadikan pertimbangan seperti Politeknik Pekerjaan Umum (Poltek PU) Semarang, Politeknik Kesejahteraan Sosial (Poltekesos) Bandung, Sekolah Tinggi Pertahanan Nasional (STPN), Politeknik STIA LAN, Politeknik Kelautan dan Perikanan.

3. Militer
Sekolah kedinasan juga dikategorikan dari militer dengan peminat yang semakin banyak setiap tahunnya. Banyak lulusan SMA yang melamar karena bercita-cita ingin menjadi Tentara Nasional Indonesia (TNI). Selain finansial stabil, profesi ini juga memberikan kehormatan, kebanggaan serta kesempatan mengabdi kepada bangsa serta negara.
Ada banyak jalur sekolah kedinasan militer yang dipilih dan terdiri dari tiga akademi utama yakni Akademi Militer (Akmil), Akademi Angkatan Laut (AAL) dan Akademi Angkatan Udara (AAU). Agar peluang lolos tinggi, anda bisa bergabung di bimbel sekolah kedinasan Kediri dengan program belajar yang menarik.
4. Semi Militer
Sekolah kedinasan semi militer memadukan pembelajaran akademik, pelatihan fisik dan disiplin yang terinspirasi dari metode pendidikan militer. Hal ini bertujuan untuk menghasilkan individu dengan karakter kuat, disiplin kuat dan kepemimpinan yang unggul. Beberapa sekolahnya yakni IPDN, Poltekim, Poltekip, STIN, STTD dan STMKG.
5. Non Militer
Ada juga pendidikan non militer yang bisa dijadikan bahan pertimbangan karena tidak ada tes fisik. Namun, sangat disarankan mempelajari persyaratan pendaftarannya apa saja seperti STIS yang sebaiknya lulus dari jurusan IPA karena program studinya meliputi statistika. Sekolah lainnya yakni STMKG, STIS, PKN STAN, Poltekip, ATKP dan STTD.
Dengan banyaknya pilihan sekolah kedinasan, anda bisa memilih salah satunya yang sesuai dengan minat dan bakat. Pertimbangkan juga program studi, lokasi dan hal-hal apa saja yang didapatkan sebagai siswa sekolah kedinasan. Bimbel sekolah kedinasan Kediri membantu anda menentukan pendidikan tinggi terbaik yang tepat bagi anda.
