Kebanyakan orang menganggap bahwa ASN sama dengan PNS. Pada umumnya, ASN dipilih lalu diangkat untuk memenuhi tugas pemerintahan serta digaji sesuai undang-undang. Baik ASN maupun PNS memperoleh gaji dari negara serta menerima tunjangan sesuai golongan dan masa kerja. Agar peluang lolos meningkat, anda bisa bimbel sekolah kedinasan Surabaya.
Sama-sama berstatus pegawai negara, keduanya bertanggung jawab secara resmi dalam peraturan pemerintah. Hak dan kewajibannya pun telah diatur dalam undang-undang. Namun, ada perbedaan yang harus dipelajari sebelum terjun di antara keduanya seperti berikut.
Perbedaan ASN dan PNS yang Wajib Diketahui
baca juga: Apakah Semua Sekolah Kedinasan Gratis dengan UKT 0 Rupiah? Yuk Cari Tahu!
1. Definisi
Undang-Undang RI No. 20 tahun 2003 tentang Aparatur Sipil Negara menyebutkan bahwa ASN merupakan profesi bagi Pegawai Negeri Sipil serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja yang bekerja di instansi pemerintah. PNS merupakan warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu sehingga diangkat sebagai ASN untuk menduduki jabatan pemerintah.
Sementara itu, pegawai ASN merupakan PNS serta PPPK yang diangkat oleh pejabat Pembina kepegawaian serta diserahi tugas dan diberikan penghasilan sesuai aturan undang-undang. Bisa dikatakan bahwa PNS pasti ASN tetapi ASN belum tentu PNS. Bisa jadi ASN adalah pegawai PPPK. Anda bisa bergabung di bimbel sekolah kedinasan Surabaya agar lolos seleksi PNS.
2. Tahapan Seleksi
Pelamar CPNS perlu melewati tahapan tes seperti seleksi administrasi, Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), Seleksi Kompetensi Bidang, wawancara dan tes praktis. Calon pegawai PPPK harus melewati seleksi lainnya seperti tes Seleksi Kompetensi Manajerial, Seleksi Kompetensi Teknis, Seleksi Kompetensi Sosial Kultural, seleksi administrasi, wawancara dan tes praktis.
3. Batas Usia
Pelamar CPNS harus berusia minimal 18 tahun dan maksimal 35 tahun sesuai Pasal 23 ayat 1 huruf a Peraturan Pemerintahan No. 11 tahun 2017. Usia calon PPPK sesuai Pasal 16 huruf a Peraturan Pemerintah No. 49 tahun 2018 minimal 20 tahun. Sementara itu, batas usia maksimalnya adalah 1 tahun sebelum batas usia pensiun pada jabatan yang dilamar.
4. Karier
Jenjang karir PNS lebih jelas karena bisa meningkat ke jenjang Muda, Madya serta Utama. Pegawai memiliki meningkatkan golongan sesuai lamanya ia bekerja tetapi tidak berlaku pada pegawai PPPK. Jika ingin naik, PPPK harus melewati rekrutmen pada lowongan jabatan yang lebih tinggi.
5. Gaji
Gaji PNS diatur dalam peraturan Presiden No. 10 Tahun 2024. Gaji PPPK tercantum pada Peraturan Presiden RI No. 98 Tahun 2023. Gaji PNS terendah yakni Golongan (1.685.700-Rp 2.522.600) dan Golongan IVe tertinggi (Rp 3.880.400-Rp 6.373.200). Gaji PPPK paling rendah Golongan I (Rp 1.794.900-Rp 2.686.200) dan tertinggi Golongan XVII (Rp 4.132.200-Rp 6.786.500)

6. Tunjangan
Pegawai PNS mendapatkan tunjangan kinerja, tunjangan suami/istri, tunjangan anak, tunjangan makan dan tunjangan jabatan. Sementara itu, tunjangan PPPK yakni tunjangan keluarga, pangan, jabatan struktural, jabatan fungsional dan lainnya. Bagi anda yang ingin menjadi pegawai dan lolos seleksi, bergabunglah di bimbel sekolah kedinasan Surabaya.
7. Pensiun
Usia pensiun pegawai PNS yakni 58 tahun untuk pejabat administrasi serta 60 tahun untuk jabatan pimpinan tinggi. ASN berstatus PPPK tidak mempunyai masa pensiun karena masa kerjanya habis sesuai kontrak. Awalnya, hanya PNS yang memperoleh uang pensiun tetapi kini PPPK juga memperoleh.
Itulah apa saja perbedaan ASN dan PNS yang perlu diketahui. Bisa diketahui bahwa ASN mencakup PNS dan PPK sehingga PNS termasuk jenis kepegawaian di bawah naungan ASN. Apapun pilihan anda, cobalah bergabung di bimbel sekolah kedinasan Surabaya untuk meningkatkan peluang lolos dengan kelas belajar ujian dan simulasi.
