Taruna Cendekia

Dalam rangkaian seleksi TNI, ada banyak tes atau ujian yang harus dihadapi oleh calon prajurit. Salah satu tes paling penting dalam seleksi ini adalah tes kesehatan yang berkaitan dengan kondisi fisik. Menurut Bimbel TNI Jombang, ada beberapa kondisi fisik yang dianggap fatal dan menyebabkan kegagalan dalam seleksi pendaftaran TNI.

Kondisi tersebut berkaitan dengan cacat fisik dan kelainan Anatomi, ketidaksesuaian postur tubuh, masalah penglihatan, serta penyakit kronis dan sistemik. Kondisi-kondisi tersebut ada yang bisa diperbaiki dan ada yang sifatnya permanen. Pastikan calon peserta seleksi memahami dengan baik kesehatan diri termasuk kondisi fisik yang dimiliki.

Kondisi Fisik Paling Fatal Saat Seleksi TNI

baca juga: Lulusan IPA & SMK Wajib Merapat, Ini 8 Sekolah Kedinasan yang Cocok dan Bisa Langsung Jadi CPNS Setelah Lulus!

1. Cacat Fisik dan Kelainan Anatomi

Cacat fisik dan kelainan anatomi menjadi kondisi pertama yang akan menyebabkan kegagalan dalam tes kesehatan TNI. Setiap kondisi yang fatal secara pasti akan menyebabkan calon prajurit TNI gagal untuk mengikuti tes selanjutnya. Jenis kondisi cacat fisik yang dimaksud disini salah satunya adalah amputasi atau kehilangan anggota tubuh.

Selain itu, ada juga kondisi cacat fisik lainnya yang dianggap fatal sepert kelainan bentuk tulang belakang, cacat mayor pada indra pendengaran dan penglihatan seperti buta atau tuli permanen. kemudian untuk kondisi kaki X/O yang parah juga menjadi penyebab gagalnya calon prajurit melewati tes kesehatan. Dengan mengikuti Bimbel TNI Jombang, Anda akan melalui tahap simulasi kesehatan fisik secara lengkap sebelum seleksi berlangsung.

2. Ketidaksesuaian Postur Tubuh

Kondisi fatal selanjutnya berkaitan dengan ketidaksesuaian postur tubuh. Untuk kategori yang satu ini sebenarnya bukanlah penyakit namun dapat menggugurkan calon prajurit dari tahap seleksi administrasi dan kesehatan. Kondisi ketidaksesuaian postur tubuh ini berkaitan dengan tinggi badan dan juga berat badan setiap calon prajurit TNI.

Peserta yang memiliki tinggi badan dibawah batas minimal yang sudah ditentukan otomatis akan langsung tereliminasi. Setiap peserta diharuskan memiliki berat badan yang ideal atau seimbang. Jika tinggi badan dan berat badan tidak berimbang seperti terlalu kurus atau obesitas sesuai indeks massa tubuh yang dipersyaratkan maka akan memberikan dampak kegagalan dalam seleksi TNI

Kondisi Fisik Paling Fatal yang Menyebabkan Kegagalan Seleksi TNI

3. Masalah Penglihatan

Saat mengikuti bimbel TNI Jombang, setiap peserta didik akan melalui tahap simulasi sesuai dengan rangkaian tes seleksi TNI. Oleh karena itu, akan ada sesi pengecekan kondisi kesehatan mata yang mengidentifikasi ada atau tidaknya gangguan visus mata dan buta warna total atau parsial pada calon prajurit TNI. Kondisi tersebut dianggap fatal dalam tes kesehatan TNI.

4. Penyakit Kronis dan Sistemik

Terakhir, kondisi fisik yang cukup fatal dalam tes seleksi TNI adalah terkait riwayat penyakit kronis dan sistemik. Jenis penyakit yang masuk dalam kategori kronis ini diantaranya ada penyakit jantung serius seperti katup jantung atau kelainan irama, diabetes melitus atau kencing manis, Asma atau penyakit paru-paru kronis seperti TBC aktif atau sudah parah.

Selain itu, penyakit kronis dan sistemik lainnya yang tidak bisa ditoleransi dalam tes Masuk TNI adalah gangguan kesehatan mental parah dan juga penyakit menular kronis tertentu. Untuk bisa mendapatkan arahan dan juga bimbingan kapan harus melakukan tes kesehatan lengkap sebelum proses seleksi berlangsung, Anda bisa memilih bergabung bersama Bimbel TNI Jombang.

Memperhatikan kondisi fisik sebelum seleksi TNI sangatlah wajib dilakukan. Kondisi ini akan memberikan dampak yang besar terhadap keberhasilan seleksi. Untuk mengetahui kapan dan dimana harus melakukan pengecekan kondisi kesehatan, Anda bisa memilih bergabung bersama Bimbel Taruna cendekia yang ada di Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Jombang, Kediri, dan Mojokerto.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *