Tes matematika STIS merupakan salah satu challenge terbesar buat kamu yang tertarik daftar dan ingin melanjutkan pendidikan di Politeknik Statistika STIS. Dalam konteks seleksi Sekolah Kedinasan (Sekdin) yang semakin kompetitif, kemampuan dalam matematika menjadi salah satu kunci utama untuk meraih impian tersebut.
Tes ini nggak cuman mengetes pengetahuan akademik, tetapi juga menuntut ketahanan mental dan fisik dari para peserta. Oleh karena itu, penting bagi kamu untuk memahami dengan baik apa yang diharapkan dalam tes ini dan bagaimana cara mempersiapkannya dengan efektif.
Kamu kepo sama tips dan penjelasan insight yang lebih lanjut buat belajar di STIS yang lebih detail? Simak artikel ini sampai selesai supaya kamu bisa tahu seputar tips untuk bisa sukses belajar struktur dan materi tes matematika masuk STIS. Cobalah untuk ikut bimbel STIS. Namun kita akan fokus bahas tentang tips suksesnya, struktur, dan materi ujian akan keluar. Jadi, pastikan kamu simak insight nya di bawah ini dengan benar yah!
Tips Sukses Mempelajari Struktur dan Materi Tes Seleksi Matematika untuk Masuk STIS
baca juga: Memahami Keuntungan Ikut PA PK TNI dan Prospek Karirnya
Tes matematika STIS merupakan bagian dari Tes Akademik dalam Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) yang diselenggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Tes ini dibuat untuk mengukur skill kamu di bidang matematika dan bahasa Inggris, yang sangat relevan untuk program D-IV Statistika.
Kamu akan diminta untuk nggak cuman cepat tetapi juga akurat dalam menjawab setiap pertanyaan. Pada umumnya soal terdiri dari 60 soal pilihan ganda yang harus diselesaikan dalam waktu 90 menit dengan jumlah soal yang bervariasi.
Sebelum kamu mulai persiapanmu, kamu harus paham dengan struktur dan materi yang akan diujikan dalam tes matematika STIS terlebih dahulu. Tes ini biasanya terdiri dari beberapa kategori, misalnya yaitu logika dan analisis, aljabar, serta statistika dasar. Kamu bisa buat rencana belajar yang lebih jelas dan nggak ribet kalau kamu paham dengan gambaran besar materinya yang akan diuji nanti.
Nah, pada kategori aljabar, kamu akan dihadapkan pada soal-soal yang berkaitan dengan persamaan kuadrat, sistem persamaan linear, dan juga operasi dasar aljabar dan manipulasi bentuk akar. Kemudian pada kategori logika dan analisis, kamu perlu terbiasa dengan soal eksponen dan logaritma dasar, rasio dan perbandingan, dan permutasi dan kombinasi juga.
Nah biasanya, soal ujian akan disusun dalam bentuk cerita sehingga skill memahami konteks dan mengekstrak informasi penting jadi sangat krusial. Disini, nggak cuman rumus yang diuji, tetapi juga cara berpikir kamu yang logis dan sistematis. Lalu pada kategori statistika dasar, kamu bisa diuji dalam hal pemahaman operasi dengan akar kuadrat, konsep dasar integral sederhana, dan beberapa konsep dasar yang support materi statistika lanjutan.

Semua materi nya nanti merefleksikan kebutuhan dasar kamu yang harus dikuasai untuk dapat bertanding atau berkompetisi di tingkat yang lebih tinggi. Ketika kamu sudah paham dengan struktur materinya sejak awal, kamu bisa mengatur skala prioritas mana, utamanya mana yang sudah cukup bagus, dan mana yang masih perlu ditingkatkan dengan kamu menguatkan pondasi pemahamanmu dengan latihan ekstra.
Persiapan buat tes matematika STIS memang perlu cara yang sesuai dimana kamu harus paham materi yang diuji, kamu melatih skill teknismu melalui try-out, sekaligus kamu mengelola tekanan mental dan menjaga kesehatan fisik. Melalui support yang baik, strategi yang pas, serta bimbel STIS yang intensif di Bimbel Taruna Cendekia, kamu bisa melewati tes nya dengan lebih tenang serta kamu pun yakin pada kemampuan diri kamu sendiri, deh.
