Mempersiapkan strategi latihan fisik yang matang sebelum mengikuti tes masuk TNI tentu menjadi hal penting untuk diperhitungkan. Waktu paling ideal dalam membentuk dan melatih fisik sebelum tes TNI ini dapat dimulai antara 6-12 bulan sebelum pelaksanaan tes. Agar latihan dapat lebih teratur dan terarah, tentu Anda bisa memilih bergabung di Bimbel TNI Malang.
Dengan mengikuti bimbingan belajar tersebut, Anda akan diajak berlatih secara konsisten sehingga mampu meningkatkan kondisi fisik hingga mencapai level ideal. Proses latihan yang berlangsung antara 6-12 bulan tersebut mampu memberikan dampak yang baik bagi tubuh terutama untuk membangun kekuatan, mencegah resiko cedera, adaptasi tubuh secara optimal dan fokus pada kelemahan.
Strategi Latihan Fisik Masuk TNI
baca juga: 8 Macam Jurusan yang Ada dan Bisa Kamu Pertimbangkan di PKN STAN
1. Fase 6 – 12 Bulan Sebelum Tes
Bentuk latihan fisik yang harus dijalankan sebelum mengikuti tes TNI ini bisa dibagi menjadi beberapa tahapan. Pada tahap 6-12 bulan sebelum tes, jenis tes yang dilakukan bisa lebih berfokus pada membangun fondasi kebugaran tubuh. Pilihan olahraga yang bisa dilakukan adalah jenis latihan kardiovaskular ringan hingga sedang atau latihan kekuatan dasar seluruh tubuh.
Olahraga kardiovaskular yang masuk dalam kategori ringan sampai sedang diantaranya ada bersepeda, lari santai atau bahkan berenang. Sedangkan untuk latihan kekuatan dasar berupa latihan beban tubuh atau latihan beban ringan. Untuk mendapatkan jadwal latihan rutin dan konsisten, tentu mengikuti bimbel TNI Malang menjadi solusi terbaiknya.
2. Fase 3-6 Bulan Sebelum Tes
Pada tahap ini sering disebut sebagai fase intensifikasi. Fokus utama yang perlu diperhatikan pada tahap latihan fisik ini adalah perlu meningkatkan intensitas dan kekhususan latihan. Calon peserta tes TNI bisa mulai lebih serius untuk berlatih dengan meniru tes TNI sebenarnya. Jenis tes fisik yang diberikan cukup beragam dan Anda bisa pilih beberapa diantaranya.
Berbagai jenis latihan yang bisa dijadikan pilihan dalam fase intensifikasi ini adalah meningkatkan jarak lari, repetisi push-up, dan juga sit-up. Menambahkan latihan sirkuit dan interval dapat meningkatkan peluang lolos dalam tes TNI yang akan berlangsung antara 3-6 bulan kedepan. Lakukan latihan ini dengan serius tanpa memaksakan kondisi dan kemampuan fisik.
3. Fase 1-3 Bulan Sebelum Tes
Saat mengikuti Bimbel TNI Malang, Anda akan diajak lebih fokus untuk mencapai performa puncak dan membiasakan diri dengan format tes. Tahap atau fase yang satu ini sering disebut juga sebagai fase puncak kinerja dan simulasi. Melakukan simulasi tes penuh secara berkala akan membuat fisik menjadi lebih siap saat harus menghadapi tes yang sesungguhnya.
Melalui simulasi ini, ada beberapa keuntungan yang bisa didapatkan seperti diantaranya dapat mengukur dan mencatat hasil latihan secara akurat. Dengan adanya hasil tersebut, Anda akan bisa memantau kemajuan dan juga menyesuaikan kecepatan yang diperlukan saat melakukan tes. Itulah mengapa Anda perlu menemukan tempat bimbel yang terbaik dan terpercaya.

4. Fase 1-2 Minggu Sebelum Tes
Untuk fase 1-2 minggu sebelum tes ini dikenal sebagai fase pemulihan diri dan memastikan tubuh tetap bugar pada hari pelaksanaan. Anda bisa menurunkan intensitas latihan agar kondisi tubuh lebih stabil. Lakukan beberapa latihan ringan, peregangan otot, dan juga istirahat yang cukup. Bimbel TNI Malang akan membantu Anda mengatur jadwal latihan yang mendukung kestabilan fisik.
4 strategi yang disebutkan diatas dapat dijadikan gambaran dalam menentukan tahap latihan fisik masuk TNI. Melakukan latihan dengan strategi akan memberikan keuntungan bagi kesehatan dan juga kondisi badan. Agar mendapatkan pendampingan dan jadwal latihan yang terarah, Anda bisa bergabung di Bimbel Taruna Cendekia yang tersebar di Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Jombang, Kediri, dan Mojokerto.
