Tertarik menjadi bagian dari TNI AD? Sebelum mendaftar dan mempersiapkan diri belajar di bimbel TNI Kediri, anda harus memahami apa saja kecabangan TNI AD. Kecanggihannya pun dikategorikan sesuai satuannya. Salah satunya yakni Satuan Bantuan Administrasi yang mendukung kegiatan operasional di bidang administrasi.
Kecabangan Tunggal ini berperan penting dalam menyediakan layanan logistik bagi pasukan tempur. Setiap cabang digolongkan sebagai pendukung operasi yang berbeda dengan kecabangan tempur utama. Agar tidak keliru, berikut apa saja kecabangan satbanmin yang harus dipelajari.
Macam-macam Kecabangan TNI AD di Satbanmin
baca juga: Kenali Tradisi Akademi Angkatan Laut (AAL), Budaya Pendidikan yang Berkesan
1. Korps Polisi Militer (CPM)
Corps Polisi Militer biasa disebut CPM, PM atau POM. Hal ini menunjukkan polisi dari Satuan Militer yang bertanggung jawab menyelenggarakan pemeliharaan, penegakan disiplin, hukum serta tata tertib di lingkungan militer. Bisa dibilang mereka mendukung tugas pokok militer untuk menegakkan kedaulatan negara.
2. Korps Perbekalan Angkutan (CBA)
Korps Perbekalan Angkutan (CBA) termasuk jenis kecabangan TNI AD yang bertugas dalam menyediakan logistik tempur dan layanan angkutan perang. Operasi militer yang dilakukan termasuk pembekalan, dukungan jasa setra pemeliharaan logistic. Jika tertarik, siapkan dari sekarang untuk menghadapi ujian seleksi dengan bergabung di bimbel TNI Kediri.
3. Korps Topografi (CTP)
CTP adalah bagian Satbanmin yang menyediakan dukungan topografi. Mulai dari merancang peta tempur, data medan, survey hingga produk topografi. Informasi geografi yang dihasilkannya mendukung tugas pokok TNI AD seperti merencanakan dan melaksanakan operasi militer.
Meski bukan tergolong satuan tempur, peran CTP sangat penting karena mencakup semua perencanaan operasi militer. Mulai dari manuver pasukan sampai logistik. Tanpa perannya, operasi militer tidak akan berjalan efektif. Di samping itu, peta yang dihasilkan membantu prajurit di lapangan untuk navigasi.
4. Korps Hukum (CHK)
Kesatuan corps ini berada di bawah naungan komando Direktorat Hukum Angkatan Darat (Ditkumad) dengan direktur berpangkat Brigadir Jenderal. Prajurit memberikan bantuan hukum di lingkungan TNI AD. Mereka biasa disebut Corps Kehakiman dengan tugas sebagai penasihat hukum.

5. Korps Keuangan (CKU)
Korps Keuangan membina administrasi keuangan militer di bawah komando Ditkuad. Prajurit bertugas mengelola administrasi, pembinaan, pengelolaan dan pelaporan keuangan negara di lingkungan TNI AD. Hal ini diharapkan agar pemakaian anggaran negara berjalan tertib, efektif, efisien dan akuntabel.
6. Korps Kesehatan Militer (CKM)
Korps Kesehatan Militer berperan penting dalam membina kesehatan seluruh prajurit TNI AD dan keluarganya dengan metode pencegahan, penyembuhan, pemulihan, pembekalan materiil dan administrasi kesehatan. Hal ini dilakukan di bawah komando Pusat Kesehatan Angkatan Darat.
7. Korps Wanita Angkatan Darat
Korps Wanita Angkatan Darat merupakan organisasi perempuan TNI AD yang menjaga keamanan dan pertahanan negara. Tentara perempuan yang disebut Kowad bertugas sesuai kodrat dan sifat kewanitaannya seperti di bidang non-tempur. Mereka mengurus administrasi, menjaga kesejahteraan dan kondisi sosial institusi militer.
Organisasi ini memperoleh apresiasi yang besar akan pentingnya sosok perempuan di TNI AD. Bahkan, ada juga hari Kowad untuk meningkatkan kesadaran pentingnya perempuan dalam menjaga keutuhan negara. Bagi anda yang tertarik menjadi bagiannya, cobalah bergabung di bimbel TNI Kediri dengan tentor profesional.
Itulah apa saja hal-hal yang wajib diketahui dari kecabangan TNI AD di Satuan Bantuan Administrasi dengan tugasnya. Bisa dibilang bahwa setiap korps turut andil dalam memastikan operasi militer berjalan lancar dengan tugasnya masing-masing. Bimbel TNI Kediri merupakan solusi terbaik agar lolos seleksi menjadi TNI AD seperti Taruna Cendekia.
