Persiapkan dirimu ikut bimbel kedinasan Sidoarjo untuk pendaftaran seleksi masuk sekdin di bawah naungan Kementerian Perhubungan (Kemenhub). Itu karena pendaftaran sekolah kedinasan Kemenhub umumnya dibuka setiap tahun dengan formasi yang cukup besar, meskipun tanggal pastinya dapat bervariasi.
Dimana sekolah-sekolah tersebut sebagian besar adalah ikatan dinas, sehingga menawarkan jaminan pekerjaan sebagai ASN. Kamu bisa menikmati pendidikan gratis, kemudian lulus langsung diangkat menjadi CPNS. Lantas, mana saja sekolah kedinasan yang berada di bawah Kemenhub? Yuk cek daftarnya berikut.
Daftar Sekolah Kedinasan Kemenhub
baca juga: 3 Jurusan Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) dengan Mata Kuliah dan Prospek Karirnya
1. Sekdin Kemenhub Matra Darat
Sekolah kedinasan di bawah naungan Kemenhub matra darat ini merupakan perguruan tinggi yang secara khusus melatih dan mendidik SDM untuk sektor transportasi darat. Tujuannya yaitu untuk menghasilkan lulusan profesional yang kompeten dan siap bekerja sebagai ASN, yang mampu memastikan terwujudnya keselamatan, kenyamanan, dan kelancaran lalu lintas angkutan darat.
Contoh sekolah matra darat ini di antaranya yaitu Politeknik Transportasi Darat Indonesia (PTDI-STTD) di Bekasi, Politeknik Keselamatan Transportasi Jalan (PKTJ) di Tegal, Politeknik Transportasi Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Poltektrans SDP) di Palembang, Politeknik Transportasi darat (Poltrada) di Bali, dan Balai Pendidikan dan Pelatihan Transportasi Darat (BPPTD) di Mempawah.
Lalu Politeknik Perkeretaapian Indonesia Indonesia (PPI) di Madiun juga termasuk dalam kategori akademi transportasi darat, yang berada di bawah naungan Kemenhub melalui Badan Pengembangan SDM Perhubungan Darat.
Jika kamu ikut bimbel kedinasan Sidoarjo dan berhasil masuk ke salah satu perguruan tinggi tersebut, kamu punya kesempatan ditempatkan kerja di Kementerian Perhubungan RI, Badan Pengelola Transportasi, hingga BUMN Transportasi setelah lulus. Contoh jenis pekerjaannya misal perencana sistem transportasi, analis kebijakan transportasi, dan lain-lain.
2. Sekdin Kemenhub Matra Udara
Untuk matra udara, ada tujuh sekolah kedinasan yang berada di bawah Kemenhub. Itu adalah Akademi Penerbangan Indonesia (API) – Banyuwangi, Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) – Tangerang, dan Politeknik Penerbangan (Poltekbang) yang ada di beberapa tempat, yakni Surabaya, Palembang, Medan, Makassar, dan Jayapura.
Program studi yang spesifik pada bidang penerbangan di sekolah-sekolah tersebut membutuhkan ketelitian, sehingga sering dianggap sulit dan menantang. Oleh karena itu, sekdin kemenhub matra udara cukup sepi peminat. Jadi kalau kamu bisa ikut bimbel kedinasan Sidoarjo dan mendaftar ke salah satunya jika tidak ingin banyak saingan.
Terutama untuk sekolah yang lokasinya cukup sulit dijangkau, biasanya calon pendaftar enggan karena masalah transportasi. Sepinya peminat seperti ini dapat menjadi peluang untuk lebih mudah lolos seleksi. Apalagi semua usahamu akan terbayar dengan jaminan pendidikan gratis dan ikatan dinas sebagai CPNS Kemenhub.

3. Sekdin Kemenhub Matra Laut
Selain matra darat dan udara, ada juga sekolah kedinasan Kemenhub matra laut yang fokus pada bidang transportasi laut, dengan tujuan menghasilkan perwira pelayaran profesional. Ilmu pelayaran yang dipelajari di sekolah-sekolah ini mencakup berbagai bidang, seperti navigasi, ketatalaksanaan angkutan laut dan kepelabuhan, dan permesinan kapal.
Dimana terdapat 11 sekolah kedinasan matra udara di bawah naungan Kemenhub. Itu adalah Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Semarang dan Makassar, Balai Besar Pendidikan Penyegaran dan Peningkatan Ilmu Pelayaran (BP3IP) Jakarta, serta Politeknik Pelayaran (Poltekpel) yang ada di beberapa tempat.
Itu dia deretan sekolah kedinasan di bawah naungan Kementerian Perhubungan yang terbagi ke dalam beberapa matra. Tertarik mendaftar ke salah satunya? Jika iya, segera persiapkan dirimu dengan daftar bimbel kedinasan Sidoarjo terbaik seperti Taruna Cendekia. Memiliki program pelatihan lengkap, bimbel ini terdapat di Sidoarjo, Pasuruan, Malang, Jombang, Kediri, dan Mojokerto.
