Psikotes diartikan sebagai suatu rangkaian tes sistematis yang digunakan untuk mengukur atau mengevaluasi aspek psikologis individu. Materi psikotes berkaitan dengan pengukuran kemampuan kognitif, kepribadian, minat, dan bakat. Jenis tes ini digunakan untuk tujuan yang beragam seperti persyaratan untuk seleksi masuk di beberapa sekolah.
Contoh sekolah yang menggunakan tes psikotes dalam tahap seleksinya adalah SMA Taruna Nusantara, STIN, STAN, tes Polri, TNI, dan sebagainya. Untuk Kamu yang ingin masuk dalam pendidikan tersebut tentu akan melewati rangkaian tes psikotes sebagai salah satu tahapannya. Sebagai langkah persiapan, Kamu harus mengetahui berbagai jenis psikotes!
Jenis Psikotes yang Paling Umum Digunakan
baca juga: Telah Dibuka! Inilah Persyaratan Daftar SMA TARUNA NUSANTARA 2026/2027
1. Tes kemampuan Kognitif
Untuk mengukur kemampuan kognitif ini, ada banyak sekali jenis psikotes yang bisa digunakan. Pertama, suatu instansi bisa menggunakan jenis tes Logika Aritmatika untuk mengukur kemampuan analisa dan penyelesaian masalah melalui deret angka dan juga perhitungan matematis sederhana.
Selain itu ada juga tes Penalaran yang mengukur kemampuan penalaran logis dan spasial. Penalaran logis diukur dengan cara menggunakan bentuk deret gambar. Bentuk gambar yang digunakan dalam tes ini bisa berupa gambar 2D atau gambar 3D. Sedangkan untuk mengukur penalaran spasialnya, materi psikotes yang digunakan adalah dengan menguji kemampuan memvisualisasikan objek dalam ruang.
Jenis materi tes psikotes yang digunakan untuk tes kemampuan kognitif lainnya ada Tes Analogi verbal. Tes ini dilakukan dengan menganalisis hubungan kata-kata seperti antonim dan sinonim. Selanjutnya ada juga Tes IQ yang melibatkan soal berbasis angka dan bahasa.
Untuk beberapa kebutuhan, ada instansi yang menggunakan tes kraepelin atau pauli untuk mengukur kemampuan kognitif seseorang. Pengukuran yang dilakukan dengan alat tes ini biasanya digunakan untuk menguji konsentrasi, ketelitian dan juga kecepatan.
2. Tes Kepribadian
Sama dengan kemampuan kognitif, materi psikotes untuk mengukur kepribadian ini juga sangat beragam. Jenis tes yang paling sering digunakan adalah tes Wartegg dimana peserta diminta untuk melengkapi titik titik gambar dalam sebuah kotak. Tes ini dilakukan dengan tujuan untuk mengeksplorasi karakter dan kepribadian dasar seseorang.
Selanjutnya ada juga tes EPPS yang dirancang secara khusus untuk menilai dan mengukur aspek kepribadian yang didasarkan pada preferensi individu. Kemudian ada juga Tes DISC yang akan mengukur 4 faktor kepribadian diantaranya Dominance, Influence, Steadiness, dan Conscientiousness. Selain itu ada juga Tes MBTI yang digunakan untuk mengidentifikasi preferensi seseorang dalam memandang dunia dan membuat keputusan

3. Tes Menggambar
Jenis tes psikotes terakhir yang diujikan dalam suatu lembaga tertentu adalah Tes Menggambar. Bukan tanpa tujuan, tes yang satu ni dilakukan dengan tujuan untuk bisa mengetahui kestabilan kejiwaan pada diri seseorang. Alat tes yang digunakan pada tes menggambar ini salah satunya adalah dengan tes menggambar pohon.
Tes menggambar pohon dilakukan untuk mengukur kestabilan emosi dan juga struktur kognitif seseorang melalui gambar pohon. Selain itu, materi psikotes gambar ini juga dilakukan dengan menggunakan media Tes Wartegg dan juga THP (Tree, House, Person). Jenis tes ini akan memberikan gambaran tentang aspek kepribadian dan kejiwaan.
3 jenis psikotes yang disebutkan diatas paling sering digunakan untuk seleksi masuk Polri, TNI, dan lainnya. Untuk bisa lolos dalam ujian psikotes ini, Kamu bisa memilih mengikuti Bimbingan Belajar di Taruna Cendekia yang ada di 6 cabang kota diantaranya Sidoarjo, Malang, Jombang, Pasuruan, Mojokerto, dan Kediri. Jangan pernah ragu memilih tempat bimbingan belajar ini karena sudah banyak Alumni Taruna Cendikia yang berhasil lolos masuk STAN, menjadi Anggota Polri, TNI, dan sebagainya.
